SMAN 10 Samarinda Gelar Berbagi Praktik Baik Batch 5 Bersama MGMP IPS, Angkat Topik Pemanfaatan NotebookLM

Komitmen dalam memperkuat profesionalisme guru dan mendorong transformasi digital pembelajaran terus ditunjukkan melalui pelaksanaan program Berbagi Praktik Baik atau Hari Belajar Guru Batch 5. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS, kegiatan diseminasi ilmu ini sukses diselenggarakan dengan fokus utama pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui topik “Pemanfaatan NotebookLM dalam Pembelajaran Berdiferensiasi”.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menghadirkan dua pendidik SMAN 10 Samarinda sebagai narasumber utama, yaitu Mochamad Dendy Arianto, S.Pd. dan Dyah Patidina, S.Pd. Kedua narasumber membagikan wawasan mendalam serta strategi praktis dalam mengintegrasikan platform AI buatan Google, NotebookLM, guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang berpusat pada kebutuhan peserta didik.

Dalam pemaparannya, Mochamad Dendy Arianto, S.Pd. menjelaskan bahwa tantangan utama dalam pembelajaran berdiferensiasi adalah memetakan dan menyediakan bahan ajar yang beragam sesuai kesiapan serta gaya belajar siswa. NotebookLM hadir sebagai solusi efisien karena mampu mengolah berbagai dokumen pembelajaran, buku teks, dan referensi yang diunggah guru menjadi bentuk ringkasan, bahan diskusi, hingga kuis interaktif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap kelompok belajar.

Tidak hanya menjelaskan tentang hal tersebut, para guru yang hadir diajak memperagakan secara langsung praktik baik penerapan NotebookLM pada berbagai mata pelajaran. Beliau menunjukkan bagaimana fitur-fitur unggulan NotebookLM membantu guru menyusun diferensiasi konten dan proses secara cepat tanpa mengurangi keakuratan materi. Para guru SMAN 10 Samarinda mempraktikan langsung mulai dari mengunggah bahan ajar, membuat pertanyaan pemantik, hingga merancang pemetaan pembelajaran berbasis AI.

Para guru menunjukkan antusiasme yang tinggi sepanjang jalannya sesi dengan aktif berdiskusi dan mencobakan langsung perangkat digital tersebut pada laptop masing-masing. Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengintegrasikan teknologi tepat guna di dalam kelas agar proses belajar-mengajar terasa lebih personal, menarik, dan relevan dengan perkembangan zaman. Diharapkan inovasi berkelanjutan dari SMAN 10 Samarinda ini dapat memberi dampak positif yang nyata bagi kualitas pendidikan peserta didik.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *