Wakili Indonesia di Kancah Dunia, Dynamite Team SMAN 10 Samarinda Peroleh Pengalaman Berharga di Ajang International Standards Olympiad 2026 Korea Selatan

SMA Negeri 10 Samarinda kembali mencatatkan kiprah luar biasa di kancah internasional melalui keikutsertaan delegasinya dalam ajang bergengsi The 21st International Standards Olympiad. Kompetisi sains dan standardisasi tingkat dunia ini berlangsung pada tanggal 11 hingga 15 Agustus 2026 bertempat di Tongyang Human Resources Development Center, Goyang-si, Korea Selatan. Dalam ajang ini, perwakilan dari sekolah yang dikenal dengan nama Dynamite Team tersebut sukses menjadi salah satu dari hanya tiga sekolah yang berhak mewakili Indonesia di tingkat global.

Kesempatan emas untuk membawa nama bangsa di panggung dunia ini berhasil diraih oleh Dynamite Team setelah mereka sebelumnya sukses menyabet predikat Juara 2 tingkat nasional pada ajang Kompetisi Standardisasi Nasional (KSN) yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Berkat prestasi gemilang tersebut, SMAN 10 Samarinda berhak melenggang sebagai delegasi Indonesia bersama dua sekolah berprestasi lainnya, yaitu MAN IC Gorontalo selaku Juara 1 Nasional dan SMAN 28 Jakarta selaku Juara 3 Nasional. Di Korea Selatan, mereka harus bersaing ketat dalam kompetisi global yang diikuti oleh 11 negara peserta—meliputi Indonesia, Mongolia, Arab Saudi, Ekuador, Uzbekistan, China, Kenya, Peru, Korea Selatan, Australia, dan Singapura—dengan total persaingan yang melibatkan 18 tim kategori SMP dan 17 tim kategori SMA.

Delegasi Dynamite Team SMAN 10 Samarinda ini diperkuat oleh tiga siswi berbakat dari kelas XII-7, yaitu Felicia Dewi Manalu, Felicya Rindaully Putri Simamora, dan Nadia Nur Kamila Ramadhani. Didampingi langsung oleh Ms. Dini Swithawati, S.Pd. selaku guru pembimbing, ketiga siswi ini mendapatkan pengalaman berharga untuk belajar, berkompetisi, serta bertukar perspektif dan pengalaman dengan sesama peserta dari belahan dunia lain. Selama olimpiade, mereka ditantang secara langsung untuk menyusun dokumen standardisasi internasional hingga mempresentasikan hasil kerja mereka di hadapan dewan juri dunia.

Meskipun dalam keikutsertaan perdana di kancah standardisasi internasional ini Dynamite Team belum berhasil membawa pulang penghargaan medali, pihak sekolah memandang pencapaian ini sebagai sebuah langkah awal yang sangat berharga. Pengalaman berlaga di panggung dunia ini menjadi bahan evaluasi yang sangat penting bagi sekolah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik secara berkelanjutan. Sebagai tindak lanjut yang nyata, SMAN 10 Samarinda telah merencanakan pengembangan program ekstrakurikuler khusus untuk persiapan Kompetisi Standardisasi Nasional (KSN) pada masa mendatang. Program ini dipersiapkan sebagai wadah pembinaan yang terarah dan berkelanjutan agar persiapan para siswa dalam menghadapi kompetisi serupa di tingkat nasional maupun internasional berikutnya dapat berjalan jauh lebih optimal.

Kesuksesan pengiriman delegasi internasional ini juga terwujud berkat sinergi pembiayaan yang transparan dan kolaboratif melalui skema co-sharing. Berdasarkan laporan anggaran resmi kegiatan, seluruh kebutuhan pendanaan program ini ditopang bersama melalui kontribusi dari pihak sekolah sebesar 24,09% serta dukungan mandiri berupa kontribusi dari orang tua siswa sebesar 75,90%. Kerja sama finansial ini mencerminkan komitmen bersama yang kuat antara sekolah dan keluarga dalam memfasilitasi murid untuk meraih wawasan global.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SMAN 10 Samarinda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas segala dukungan, kepercayaan, dan kesempatan yang telah diberikan. Kepercayaan yang diberikan terbukti menjadi pemantik motivasi yang luar biasa bagi peserta didik untuk terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri dengan lebih matang agar dapat mempersembahkan prestasi yang lebih baik lagi bagi Kalimantan Timur dan Indonesia di masa depan.


Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *