SMARIDASA BERDAMPAK: Jumat Berbagi Tanamkan Kepedulian Sosial

Kepedulian sosial dipraktikkan secara nyata. Semangat inilah yang diwujudkan oleh SMAN 10 Samarinda melalui Program Social Service, khususnya kegiatan Jumat Berbagi yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas X sebagai bagian dari pembelajaran karakter yang menumbuhkan empati, solidaritas, dan rasa tanggung jawab sosial.

Melalui koordinasi wali kelas dan pengurus kelas, setiap kelas berpartisipasi dengan menyiapkan minimal dua paket sembako. Sejak pukul 07.15 WITA, seluruh paket dikumpulkan di Ruang Kesenian Kampus A untuk kemudian didistribusikan kepada panti asuhan dan masyarakat di sekitar lingkungan sekolah yang membutuhkan.

Paket sembako yang disalurkan merupakan hasil gotong royong seluruh kelas, dengan isi:

  • 1 kg beras
  • 200 ml minyak goreng
  • 500 gram gula pasir
  • 1 kaleng susu kental manis
  • 1 kaleng sarden ukuran sedang
  • Teh
  • 3 bungkus mi instan

Paket ini disusun untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok harian penerima manfaat secara sederhana namun bermakna.

Pada pelaksanaan Jumat Berbagi kali ini, sasaran kegiatan adalah dua panti asuhan di wilayah Samarinda Seberang, yaitu Panti Alma’un yang membina 8 anak dhuafa serta Panti Yatim Berkah Syari’ah dengan 18 anak asuh, termasuk 3 anak berkebutuhan khusus. Paket sembako disalurkan sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap sesama yang membutuhkan uluran tangan.

Sebanyak 20 siswa dipilih untuk terlibat langsung dalam proses pendistribusian bersama guru pendamping. Keterlibatan siswa ini dirancang secara bergantian pada kegiatan-kegiatan berikutnya, karena Program Social Service merupakan kegiatan berkesinambungan di SMAN 10 Samarinda.

Melalui Jumat Berbagi, siswa tidak hanya belajar memberi, tetapi juga belajar memahami kehidupan, menumbuhkan empati, serta mengasah kepekaan sosial. Interaksi langsung dengan anak-anak panti dan masyarakat sekitar menjadi pengalaman berharga yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas.

Program ini diharapkan mampu menanamkan nilai kepedulian sosial secara mendalam, sejalan dengan semangat SMARIDASA BERDAMPAK—bahwa kehadiran sekolah harus memberi arti, tidak hanya bagi warga sekolah, tetapi juga bagi lingkungan sekitar.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *