Program Ko-Kurikuler Pagi SMAN 10 Samarinda sebagai Penguatan Karakter dan Implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Samarinda — SMA Negeri 10 Samarinda menyelenggarakan Program Ko-Kurikuler Tahun Pelajaran 2025/2026sebagai bagian strategis dari implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan budaya sekolah. Program ini dilaksanakan secara konsisten setiap pagi pada hari Selasa hingga Kamis, pukul 07.30–08.20 WITA, dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII.

Pelaksanaan ko-kurikuler pada pagi hari dirancang bukan sekadar sebagai pengaturan jadwal, melainkan sebagai strategi pendidikan yang menempatkan pembiasaan karakter sebagai fondasi awal kegiatan belajar di sekolah. Melalui rutinitas pagi yang terstruktur, peserta didik dibiasakan hadir tepat waktu, siap secara fisik dan mental, serta memiliki orientasi belajar yang jelas sejak awal hari.

Instrumen Penguatan Kurikulum

Dalam struktur Kurikulum Merdeka, kegiatan ko-kurikuler memiliki peran penting sebagai penguat pembelajaran intrakurikuler. Di SMAN 10 Samarinda, ko-kurikuler diposisikan sebagai ruang pembiasaan yang memungkinkan peserta didik mengalami secara langsung nilai-nilai yang selama ini dipelajari secara konseptual di kelas.

Program ini mengusung semangat LIGHT (Leadership, Integrity, Growth, Heart, Transformation) serta selaras dengan arah pengembangan sekolah sebagai Sekolah Garuda Transformasi. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, sekolah membangun lingkungan belajar yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kesehatan jasmani dan rohani, serta kesiapan menghadapi tantangan kehidupan.

Selaras dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Program Ko-Kurikuler SMAN 10 Samarinda dirancang dan dilaksanakan sejalan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya pada penguatan tiga kebiasaan utama, yaitu gemar belajar, berolahraga, dan beribadah. Ketiga kebiasaan ini dipandang sebagai fondasi penting dalam membentuk peserta didik yang utuh dan berdaya saing.

Kebiasaan gemar belajar diwujudkan melalui kegiatan literasi pagi setiap hari Selasa, yang mencakup membaca 15 menit, penulisan esai, dan refleksi diri. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga melatih berpikir kritis, mengasah kepekaan reflektif, serta membangun budaya belajar yang konsisten dan mandiri.

Kebiasaan berolahraga dilaksanakan setiap hari Rabu melalui berbagai aktivitas fisik ringan seperti senam pagi, jalan kaki, olahraga ringan, dan latihan pernapasan. Melalui kegiatan ini, sekolah menanamkan kesadaran bahwa kebugaran jasmani merupakan prasyarat penting bagi proses belajar yang optimal, sekaligus membentuk disiplin dan daya tahan fisik peserta didik.

Sementara itu, kebiasaan beribadah dilaksanakan setiap hari Kamis sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing peserta didik. Pembiasaan ini diarahkan untuk memperkuat karakter spiritual, membangun kesadaran beragama, serta menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati dalam keberagaman.

Program Ko-Kurikuler SMAN 10 Samarinda dirancang secara berjenjang sesuai fase perkembangan peserta didik. Pada kelas X, kegiatan difokuskan pada pembiasaan dasar sebagai Generasi Sehat dan Bugar. Kelas XI diarahkan pada fase penguatan sebagai Generasi Sehat Jiwa dan Raga, sementara kelas XII berada pada fase pematangan sebagai Generasi Tangguh, Sehat, dan Siap Masa Depan.

Pendekatan berjenjang ini memungkinkan sekolah memberikan penguatan yang relevan dengan kebutuhan perkembangan peserta didik, sekaligus memastikan keberlanjutan nilai dan kebiasaan yang dibangun dari kelas X hingga XII.

Kolaborasi dan Keberlanjutan Program

Pelaksanaan Program Ko-Kurikuler dikoordinasikan oleh tim pelaksana yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala SMAN 10 Samarinda. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendampingi, memberi keteladanan, melakukan monitoring, serta membimbing refleksi peserta didik. Evaluasi program dilakukan secara berkala sebagai dasar perbaikan dan pengembangan berkelanjutan.

Melalui Program Ko-Kurikuler pagi yang terstruktur dan selaras dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, SMAN 10 Samarinda menegaskan komitmennya dalam membangun budaya sekolah yang sehat, religius, literat, dan berkarakter. Program ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menyiapkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi masa depan.

1 Comment

  1. Ratna

    Program Ko-kulikuler ini sangat bagus untuk menumbuhkan kedisiplinan siswa/i yang bersinergi dengan literasi, olahraga, ibadah dan makan sehat. Dengan sinergi ini diharapkan siswa/i bisa memiliki hari yang lebih produktif, sehat dan berenergi. Semoga Ko-kulikuler pagi membawa energi dan inspirasi untuk hari yang lebih baik.
    Semangat…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *