Upgrade Pembelajaran 2026: SMAN 10 Samarinda Perkuat Integrasi Kurikulum Nasional–Cambridge

Upgrade Pembelajaran 2026: SMAN 10 Samarinda Perkuat Integrasi Kurikulum Nasional–Cambridge

Samarinda – SMAN 10 Samarinda kembali menunjukkan komitmennya sebagai sekolah yang adaptif dan progresif melalui pelaksanaan kegiatan In House Training (IHT) bertajuk Transformasi Kurikulum. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada 18–21 Februari 2026 ini diikuti oleh seluruh guru SMAN 10 Samarinda dengan penuh antusias dan partisipasi aktif.Mengusung tema integrasi Kurikulum Nasional dengan Cambridge Curriculum, IHT ini menjadi langkah strategis sekolah dalam memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus menjawab tantangan pendidikan global. Transformasi kurikulum tidak hanya dimaknai sebagai perubahan dokumen administratif, tetapi sebagai upaya menyeluruh dalam meningkatkan kompetensi guru, kualitas proses belajar mengajar, serta capaian peserta didik.Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, di antaranya Dinda Permata Sari, S.Pd (Physics Cambridge Teacher SMANU MH. Thamrin), Muhammad Rayhan Zaky (Mathematics Cambridge Teacher SMANU MH. Thamrin), serta M. Jasniansyah, S.E., M.Si selaku Kabid PSMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur. Para narasumber berbagi praktik baik, strategi integrasi kurikulum, serta penguatan penyusunan perangkat ajar dan asesmen yang selaras dengan standar nasional maupun internasional.Dalam sesi penguatan kurikulum, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai penyelarasan capaian pembelajaran Kurikulum Nasional dengan standar Cambridge. Integrasi ini dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi akademik berbahasa Inggris, serta kesiapan menghadapi tantangan global.Selain itu, pelatihan juga membahas penguatan KSP (Kurikulum Satuan Pendidikan), penyusunan soal ASP yang berkualitas, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) for Education dalam mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif. Guru-guru diajak untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam merancang materi, asesmen, dan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan berdiferensiasi.Pada hari pertama, kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif. Para guru tidak hanya menjadi peserta pasif, tetapi terlibat aktif dalam diskusi, studi kasus, praktik penyusunan perangkat ajar, hingga refleksi bersama. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan, berbagi pengalaman, serta komitmen untuk mengimplementasikan hasil pelatihan dalam pembelajaran di kelas.Kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan IHT ini merupakan bagian dari visi besar SMAN 10 Samarinda sebagai Sekolah Garuda Transformasi yang terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Transformasi kurikulum menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan berdaya saing internasional.Pelaksanaan IHT ini juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur. Dukungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi sekolah untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas pendidikan di tingkat daerah maupun nasional.Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru SMAN 10 Samarinda memiliki pemahaman yang selaras dalam mengimplementasikan kurikulum terintegrasi, sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan berdampak nyata bagi peserta didik. Semangat kolaborasi, integritas, pertumbuhan, dan transformasi menjadi nilai utama yang menguatkan langkah bersama menuju pendidikan yang unggul dan berkarakter.Dengan terlaksananya IHT Transformasi Kurikulum ini, SMAN 10 Samarinda semakin mantap melangkah sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus konsisten menjaga kualitas dan jati diri pendidikan nasional.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *