Perkuat Mitigasi Bencana, Mabes TNI Berikan Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di SMAN 10 Samarinda

SAMARINDA – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar kegiatan penyuluhan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di SMAN 10 Samarinda pada Jumat (11/9/2026). Langkah strategis ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut langsung atas perintah Perintah Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat upaya mitigasi bencana karhutla sejak dini, khususnya di wilayah Kalimantan Timur yang menjadi salah satu kawasan prioritas nasional.

Kegiatan penyuluhan ini menyedot perhatian warga sekolah karena dihadiri langsung oleh jajaran perwira tinggi dan perwira menengah Mabes TNI. Hadir dalam acara tersebut seorang Perwira Tinggi berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI bintang satu, yang didampingi oleh empat orang Kolonel senior. Kehadiran para pimpinan militer ini menegaskan komitmen serius TNI dalam mengedukasi generasi muda mengenai bahaya serta pencegahan karhutla.

Dalam pemaparannya, jenderal bintang satu tersebut menekankan bahwa perintah Presiden terkait penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman saat krisis terjadi, melainkan pada penguatan tindakan preventif dan edukatif. Pelajar dipandang sebagai agen perubahan yang efektif untuk menyebarkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta pencegahan pembakaran lahan secara liar di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Keempat Kolonel senior yang mendampingi turut memberikan materi edukatif mengenai dampak ekologis, kesehatan, hingga aspek hukum terkait tindak pidana pembakaran hutan dan lahan. Pembekalan ini dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, membuat para siswa-siswi serta majelis guru SMAN 10 Samarinda antusias menyimak setiap pembahasan yang disampaikan oleh rombongan Mabes TNI.

Kepala SMAN 10 Samarinda menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepercayaan Mabes TNI yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi sosialisasi program nasional ini. Pihak sekolah berharap kegiatan penyuluhan ini dapat menumbuhkan kesadaran ekologis yang kuat di kalangan siswa, sehingga mereka siap berkontribusi aktif dalam mendukung program pemerintah dan TNI menjaga wilayah Kalimantan Timur bebas dari bencana asap dan karhutla.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *