Borong 3 Gelar Sekaligus, Siswa SMAN 10 Samarinda Ukir Prestasi Pada Model ASEAN Meeting Universitas Pertamina 2025

Borong 3 Gelar Sekaligus, Siswa SMAN 10 Samarinda Ukir Prestasi Pada Model ASEAN Meeting Universitas Pertamina 2025

Samarinda, 10 Oktober 2025 – Tiga siswi berprestasi dari SMAN 10 Samarinda berhasil mencatatkan sejarah gemilang di kancah diplomasi simulasi nasional. Mereka menyabet tiga gelar bergengsi sekaligus dalam ajang Model ASEAN Meeting Universitas Pertamina 2025 (MAM-UP), sebuah kompetisi simulasi tingkat nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada 4 hingga 6 Oktober 2025.

Keberhasilan luar biasa ini menempatkan SMAN 10 Samarinda sebagai salah satu sekolah terdepan dalam penguasaan isu-isu regional ASEAN, bersaing ketat dengan delegasi-delegasi terbaik dari seluruh Indonesia.

Model ASEAN Meeting merupakan perlombaan tahunan yang diinisiasi oleh Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina. Dalam kegiatan ini, para peserta ditantang untuk mensimulasikan pertemuan puncak ASEAN (ASEAN Summit) dan berperan aktif sebagai Head of Government atau perwakilan dari tiga pilar komunitas ASEAN: ASEAN Political Security Community (APSC), ASEAN Economic Community (AEC), dan ASEAN Socio Cultural Community (ASCC).

MAM-UP 2025 mengusung tema penting, yaitu “Promoting Sustainable Growth Within ASEAN Through Multilateral Integration”. Selama tiga hari, delegasi SMAN 10 Samarinda yang berperan sebagai perwakilan negara Kamboja, menunjukkan kemampuan negosiasi, analisis kebijakan, dan kemampuan diplomasi yang memukau.

Dominasi SMAN 10 Samarinda terbukti dengan raihan tiga penghargaan utama. Para juri menilai performa tim ini unggul dalam argumentasi kebijakan serta pemahaman mendalam terhadap isu-isu regional Kamboja di kancah ASEAN.

Adapun siswa dan penghargaan bergengsi yang berhasil mereka peroleh adalah:

  1. Anindya Hanifah Basoeki (XI-1): Dinobatkan sebagai Best Head of Government, penghargaan tertinggi bagi delegasi yang memimpin simulasi pertemuan puncak.
  2. Michelle Pricilia Leko (XI-12): Meraih gelar Best Delegates of ASEAN Socio Cultural Community (ASCC), atas kontribusi terbaiknya dalam pembahasan isu sosial dan budaya ASEAN.
  3. Catherine Kimberly Riata Silaen (XI-1): Mendapatkan pengakuan sebagai Most Outstanding Delegate, sebuah penghargaan yang diberikan kepada delegasi dengan kinerja paling menonjol secara keseluruhan.

Keberhasilan ini disambut sukacita oleh seluruh civitas akademika SMAN 10 Samarinda. Kepala Sekolah, melalui rilis pers, menyampaikan rasa bangga atas capaian siswa-siswi tersebut yang membuktikan bahwa talenta daerah mampu berbicara di panggung nasional.

“Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menunjukkan bahwa siswa-siswi kita memiliki kemampuan berpikir kritis dan wawasan global yang dibutuhkan di masa depan,” ujar perwakilan sekolah.

Prestasi gemilang ini juga tidak lepas dari peran serta bimbingan intensif dari guru pembina, Ms. Dini Swithawati, S.Pd., yang telah mempersiapkan para delegasi secara matang, baik dari sisi penguasaan materi diplomasi maupun teknik komunikasi publik.

Seluruh Civitas SMAN 10 Samarinda mengucapkan selamat dan sukses kepada Michelle, Anindya, Catherine, serta guru pembimbingnya atas dedikasi dan pencapaian luar biasa yang telah diraih.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *