SMA Negeri 10 Samarinda Ukir Prestasi di Olimpiade Madrasah Indonesia 2025

SMA Negeri 10 Samarinda Ukir Prestasi di Olimpiade Madrasah Indonesia 2025

Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 dibuka dengan semangat baru, menggandeng dua ajang besar sebelumnya: Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Researcher Supercamp (MYRES). Dalam seleksi tingkat kabupaten/kota yang berlangsung pada 9 September 2025, empat siswa dari SMA Negeri 10 Samarinda berhasil menunjukkan kemampuan luar biasa dan lolos ke tingkat provinsi.

OMI tahun ini memberikan kesempatan bagi siswa madrasah dan sekolah sederajat dari semua jenjang pendidikan, termasuk SD, SMP, dan SMA, untuk berkompetisi di bidang sains. Dengan konsep yang lebih terintegrasi, OMI bertujuan tidak hanya untuk mengasah keterampilan akademik, tetapi juga untuk mendorong siswa berinovasi dan berkolaborasi di berbagai bidang penelitian.

Dalam seleksi yang diadakan di kabupaten/kota pada awal September, SMA Negeri 10 Samarinda menunjukkan performa terbaik dengan empat siswa yang berhasil meraih posisi teratas di berbagai bidang. Aditya Syahputra dari kelas XII-5 meraih peringkat 1 di bidang Kimia, dengan bimbingan dari guru ibu Faris Damayanti, S.Pd. Sementara itu, Alvino Yardan Wiradharma dari kelas XI-7 juga mencatatkan prestasi serupa di bidang Matematika, di bawah arahan Bapak Syahrudi, S.Pd.

Di bidang Biologi, Vivian Davina, juga dari kelas XI-7, berhasil meraih peringkat 2 dengan bimbingan Bapak Yofi Prigal, S.Pd. Sementara itu, di bidang Fisika, Zacky Ayyatullah dari kelas XI-8, juga berhasil mencatatkan prestasi dengan meraih peringkat 2, di bawah bimbingan Ibu Syarifah Aulia, S.Pd.

“Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi kami. Kami percaya bahwa kerja keras dan dedikasi para siswa serta bimbingan dari guru-guru kami adalah kunci keberhasilan ini,” ungkap Pelaksana tugas Kepala SMA Negeri 10 Samarinda Ibu Ni Made Adnyani, S.Ag., M.Pd. Ia menambahkan bahwa prestasi ini diharapkan dapat memotivasi siswa-siswa lainnya untuk berprestasi di bidang akademik dan non-akademik.

Kegiatan OMI ini diharapkan bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tapi juga sebagai sarana pengembangan kompetensi siswa dalam menghadapi tantangan global. Dengan menggabungkan ilmu pengetahuan dan penelitian, siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang inovatif dan solutif.

Dengan lolosnya keempat siswa tersebut ke tingkat provinsi, seluruh civitas akademika di SMA Negeri 10 Samarinda mengucapkan selamat dan sukses kepada para siswa dan guru pembimbing. Semangat berkompetisi ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan.

Seiring dengan pelaksanaan OMI, diharapkan semakin banyak siswa yang terlibat dalam kegiatan sains dan penelitian, untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kreatif dan inovatif. Prestasi ini adalah langkah awal yang baik untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era yang semakin kompleks.

Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, SMA Negeri 10 Samarinda optimis menuju keberhasilan di tingkat provinsi, dan siap untuk bersaing dengan peserta lain di tingkat nasional pada OMI 2025 mendatang.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *