
Samarinda – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMAN 10 Samarinda berlangsung dengan antusiasme tinggi. Tercatat sebanyak 463 peserta dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur turut ambil bagian dalam proses seleksi tahun ini. Para peserta berasal dari beragam latar belakang sekolah, baik dari dalam kota Samarinda maupun kabupaten/kota lainnya, menunjukkan tingginya minat terhadap sekolah unggulan tersebut.
Tahapan seleksi yang telah dilaksanakan meliputi penilaian akademik berbasis Nilai Rapor, Tes Potensi Akademik (TPA) dan Scholastic Aptitude Test (SAT) yang dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, numerasi, dan literasi peserta. Selain itu, beberapa aspek non-akademik seperti prestasi dan keaktifan siswa juga menjadi pertimbangan dalam proses penilaian.
Setelah melalui proses seleksi yang ketat dan objektif, panitia menetapkan sebanyak 144 peserta dinyatakan lolos ke tahap berikutnya, yaitu wawancara. Tahap wawancara ini menjadi bagian penting dalam menilai kesiapan, motivasi, serta karakter calon siswa yang akan bergabung di SMAN 10 Samarinda.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan melalui live score dan profesional guna menjaring siswa-siswa terbaik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan semangat belajar yang tinggi. Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat dan sportivitas.
“SPMB tahun ini menunjukkan kualitas calon siswa yang sangat baik. Kami berharap tahap wawancara dapat memberikan gambaran lebih utuh mengenai potensi dan karakter peserta,” ujarnya.
Tahap wawancara dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, dengan melibatkan tim penilai yang terdiri dari guru dan tenaga profesional. Peserta yang lolos diharapkan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tahap ini.
Dengan sistem seleksi yang komprehensif, SMAN 10 Samarinda berkomitmen untuk terus mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.